WAJO – Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan di Kabupaten Wajo terus mengintensifkan upaya menemukan seorang lansia bernama Raufe yang dilaporkan hilang di Desa Simpursia. Jumat, 24 April 2024
Korban diketahui meninggalkan rumah sejak sekitar pukul 10.00 WITA pada 23 April 2026. Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui. Kondisi korban yang pikun dan memiliki keterbatasan fisik (bungkuk) membuat pencarian menjadi semakin mendesak.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, BPBD, serta warga setempat kembali melakukan penyisiran sejak pagi hari. Area pencarian diperluas hingga ke kebun warga, semak belukar, dan jalur-jalur yang biasa dilalui masyarakat.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Wajo, Warmansyah, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh potensi SAR untuk mempercepat proses pencarian.
“Kami memasuki hari kedua dengan memperluas radius pencarian. Seluruh unsur kami libatkan, termasuk masyarakat, untuk mempercepat penemuan korban,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan pencarian berjalan efektif dan menyeluruh di setiap titik yang dianggap berpotensi.
Pihak keluarga berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Raufe agar segera melapor kepada aparat desa atau tim SAR terdekat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan tim SAR gabungan berkomitmen melanjutkan upaya hingga korban ditemukan. (AnthiJoey)


إرسال تعليق