LUWU — Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Aldi akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat hilang di perairan Pusung Samanna, Balambang, Kabupaten Luwu, Jumat (8/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita setelah dilakukan pencarian gabungan oleh Tim SAR, BPBD, dan Sat Polairud Polres Luwu bersama pihak keluarga menggunakan perahu baggo.
Sebelumnya, Aldi dilaporkan hilang setelah perahu bagan terapung yang ditumpanginya dihantam ombak besar disertai angin kencang dan hujan badai sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.
Dalam kondisi cuaca ekstrem tersebut, bagan terapung dilaporkan miring hingga tenggelam. Para ABK kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke sebuah perahu baggo bermerek KSA.
“Pada saat kejadian, beberapa ABK lebih dulu melompat dan berhasil naik ke perahu baggo. Namun Aldi tidak berhasil menggapai perahu sehingga jatuh ke laut,” ujar salah satu keluarga korban.
ABK lain yang berada di lokasi sempat melemparkan jeriken kepada Aldi untuk digunakan sebagai pelampung darurat agar tetap bertahan di tengah laut.
Pencarian terhadap korban dilakukan sejak siang hari oleh tim gabungan di perairan Pusung Samanna Balambang. Aldi akhirnya ditemukan sekitar 3 hingga 4 mil dari pesisir perairan Balambang dalam kondisi selamat meski lemas akibat berjam-jam terapung di laut.
Kasat Polairud Polres Luwu, IPTU Alfian Mahajir, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di perairan Balambang yang diduga menjadi lokasi korban hanyut.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini berkat kerja sama tim gabungan bersama masyarakat dan keluarga korban yang ikut melakukan pencarian di laut,” ujar IPTU Alfian Mahajir.
Ia juga mengimbau para nelayan dan ABK agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di wilayah perairan Luwu.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut serta melengkapi alat keselamatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Sekitar pukul 15.10 Wita, Aldi tiba di rumah orang tuanya dan langsung dibawa ke Klinik Pratama Khalisa Medika untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga pesisir setempat mengingat cuaca buruk yang terjadi sejak dini hari cukup membahayakan aktivitas nelayan di laut. (AnthiJoey)




Posting Komentar