Rumah Panggung di Wajo Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 250 Juta



WAJO — Satu unit rumah panggung milik warga di Wangae, Dusun Labata, Desa Pantai Timur, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, terbakar pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Rumah tersebut diketahui milik JD (58), seorang petani yang tinggal di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum kebakaran terjadi, JD sedang membersihkan lumut yang menempel pada rumput laut yang berada di bawah kolong rumah.



Tak lama kemudian, seorang warga yang rumahnya berada di belakang rumah korban berteriak memberitahukan bahwa api terlihat menyala di rumah tersebut.

Mendengar teriakan itu, korban segera naik ke rumah dan berupaya memadamkan api. Namun, kobaran api sudah membesar sehingga korban memilih turun dan menyelamatkan diri.

Api kemudian membakar rumah panggung beserta isinya. Dalam kejadian tersebut, uang tunai milik korban sekitar Rp 7 juta turut terbakar.



Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 250 juta.

Berdasarkan keterangan awal korban, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Petugas Polsek Takkalalla telah mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi, di antaranya SB (55) dan BS (30), yang merupakan warga sekitar.



Kapolsek Takkalalla AKP Bachri mengatakan, pihaknya telah memerintahkan personel untuk melakukan pengecekan dan pendalaman terkait penyebab kebakaran.

"Kami sudah memerintahkan personel untuk melakukan pengecekan di lokasi dan mendalami keterangan korban maupun saksi terkait penyebab kebakaran. Untuk penyebab pastinya masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Bachri.

Menurut dia, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik di rumah.

"Kami mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan menggunakan sambungan listrik yang tidak sesuai standar dan hindari penggunaan beban listrik secara berlebihan karena dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting dan kebakaran," katanya.

Bachri juga meminta Bhabinkamtibmas meningkatkan kegiatan sambang dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran.

Pihak kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi dengan PLN dan pemerintah setempat untuk mengecek kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak PLN dan pemerintah setempat untuk mengantisipasi adanya gangguan jaringan listrik yang dapat membahayakan masyarakat," ujar Bachri.

Polsek Takkalalla juga memastikan situasi di sekitar lokasi kejadian tetap dalam keadaan aman dan kondusif serta melakukan pemantauan terhadap kondisi pascakebakaran. (AJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama