Wajo — Niat untuk menolong rekan justru berujung petaka. AG (29), seorang sopir Grab, harus menjalani hidup dengan cacat seumur hidup setelah menjadi korban pengeroyokan dan penyerangan senjata tajam oleh sekelompok orang di Jalan Sawerigading, sekitar kawasan Kost Majemum, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 04.30 WITA, waktu subuh. Saat kejadian, AG tengah mengantar penumpang. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, AG melihat langsung rekannya, CC (27), hampir ditikam dari arah belakang oleh salah satu pelaku.
Melihat situasi itu, AG spontan turun dari kendaraannya dan berusaha menolong serta melerai guna menyelamatkan CC. Namun niat baik tersebut justru membuat AG menjadi sasaran serangan secara brutal.
Akibat penyerangan menggunakan senjata tajam, AG (29) mengalami luka berat hingga kehilangan ibu jari tangan, yang menyebabkan ia harus hidup dengan cacat permanen. Sementara itu, CC (27) mengalami luka pada bagian lengan dan jari tangan, dan Tfk (23) mengalami luka pada lengan sebelah kiri.
“AG hanya berniat menolong. Dia melihat sendiri CC hampir ditikam dari belakang. Tidak ada niat berkelahi,” ujar pihak keluarga korban.
Keluarga korban juga mengungkapkan bahwa jumlah pelaku dalam peristiwa tersebut diduga sekitar 10 orang. Bahkan, menurut informasi keluarga, para pelaku diduga berasal dari luar kecamatan, sehingga menimbulkan keresahan tersendiri di tengah masyarakat setempat.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menuntut agar para pelaku dihukum seadil-adilnya sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Mereka menilai dampak dari peristiwa ini sangat berat, khususnya bagi AG yang harus menanggung cacat seumur hidup akibat luka yang dialaminya.
“Kami berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu. Korban sudah menderita seumur hidup, maka keadilan harus ditegakkan,” tegas pihak keluarga.
Kasus ini kembali menyoroti maraknya aksi kekerasan jalanan pada jam-jam rawan subuh. Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat merasa aman. (AnthiJoey)

Posting Komentar