WAJO — Pemadaman listrik yang terjadi di Jalan Garuda, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga karena berlangsung tepat saat waktu berbuka puasa, Kamis (5/3/2026).
Akibat padamnya aliran listrik tersebut, sejumlah warga terpaksa berbuka puasa dengan penerangan seadanya menggunakan lampu dari telepon genggam. Kondisi gelap membuat suasana berbuka menjadi kurang nyaman bagi sebagian masyarakat.
Salah seorang warga setempat mengaku pemadaman listrik pada waktu berbuka puasa sangat meresahkan masyarakat.
Meski sebelumnya telah ada pemberitahuan terkait pemadaman, namun waktu pelaksanaannya dinilai kurang tepat karena bertepatan dengan momen penting bagi umat Muslim di bulan Ramadan.
“Memang sudah ada pemberitahuan sebelumnya, tapi kalau padamnya saat waktu berbuka puasa tentu sangat meresahkan warga,” ujar salah satu warga di lokasi.
Selain mengganggu aktivitas berbuka puasa, kondisi gelap juga membuat warga kesulitan melakukan berbagai kegiatan di rumah, seperti menyiapkan makanan, berkumpul bersama keluarga, hingga melaksanakan ibadah setelah berbuka.
Sejumlah warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, khususnya pada waktu-waktu penting seperti saat berbuka puasa selama bulan Ramadan. Mereka juga berharap pihak terkait dapat lebih memperhatikan waktu pemadaman listrik agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut warga, pemadaman listrik sebaiknya dijadwalkan di luar jam-jam krusial, terutama menjelang dan saat waktu berbuka puasa, agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan nyaman. (AnthiJoey)



Posting Komentar