WAJO – Anggota DPR RI, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, (AYP) melaksanakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Wajo selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 15–16 April 2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Majauleng, Watampanua, dan Wiringpalennae, dengan agenda peninjauan infrastruktur pertanian, sosialisasi, hingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Pada hari pertama, Rabu (15/4/2026), AYP mengawali agenda dengan melakukan peninjauan infrastruktur pertanian di Kecamatan Majauleng. Dalam kunjungan tersebut, ia memantau langsung pemanfaatan bantuan mesin pompa air yang telah dikonversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).
Selain peninjauan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pendataan serta persiapan calon penerima pompa tani berbahan bakar gas dari aspirasi AYP.
AYP menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan bantuan tersebut agar benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” ujarnya.
Ia juga menggelar dialog bersama kelompok tani setempat. Dalam pertemuan itu, para petani menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kendala distribusi pupuk serta persoalan pengairan yang masih menjadi tantangan di lapangan.
Diketahui, sejak tahun 2019 hingga saat ini, hampir 5.000 petani di Kabupaten Wajo telah menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dari aspirasi Andi Yuliani Paris.
Memasuki hari kedua, Kamis (16/4/2026), kegiatan dilanjutkan di wilayah Watampanua dan Wiringpalennae.
Di Watampanua, AYP menggelar sosialisasi literasi keuangan bekerja sama dengan mitra kerja Komisi XI DPR RI, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan edukasi terkait bahaya pinjaman online ilegal serta investasi bodong yang kian marak.
Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengakses layanan keuangan digital dan memastikan legalitas lembaga penyedia jasa keuangan.
“Edukasi ini penting agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan berkedok investasi maupun pinjaman online ilegal,” ujar AYP di hadapan peserta sosialisasi.
Selanjutnya, di Wiringpalennae, AYP menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan lansia. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang bertujuan meringankan beban masyarakat.
Tak hanya itu, AYP juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait usulan perluasan kuota jaringan gas (jargas) rumah tangga untuk tahun anggaran 2026 di wilayah tersebut. Ia berharap program tersebut dapat segera terealisasi guna membantu masyarakat mendapatkan energi yang lebih efisien dan terjangkau.
Tak hanya di sektor pertanian, AYP juga telah menyalurkan bantuan mesin katinting berbahan bakar gas kepada sekitar 3.500 nelayan di Kabupaten Wajo.
Rangkaian kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang berharap aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat melalui peran AYP di DPR RI. (AnthiJoey)


Posting Komentar