PSI Wajo Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Pitumpanua, Kepedulian Berbuah Dukungan Rakyat




WAJO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Wajo mengedepankan aksi kemanusiaan di atas agenda politik. Hal itu ditunjukkan melalui peluncuran Program Peduli Berbagi dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Rabu (22/7/2026).

Program tersebut menjadi langkah awal PSI Wajo dalam menjalankan kegiatan sosial yang bertujuan memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ketua DPD PSI Wajo, Ikhsan AR, mengatakan Program Peduli Berbagi merupakan komitmen partai untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya pada momentum politik, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.


"Program Peduli Berbagi merupakan wujud nyata solidaritas PSI kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PSI dapat dirasakan melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga," ujar Ikhsan.

Ia menjelaskan, informasi mengenai musibah kebakaran diperoleh dari masyarakat sekitar. Meski bantuan baru disalurkan sehari setelah kejadian, kondisi warga yang terdampak dinilai masih membutuhkan perhatian, dukungan moril, dan bantuan untuk meringankan beban mereka.

Salah seorang pengurus DPD PSI Wajo, Safri, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas musibah yang menimpa warga.
"Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran. 

Walaupun kami datang sehari setelah kejadian, kami melihat mereka masih membutuhkan perhatian dan dukungan. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban yang dialami," katanya.

Di sela-sela aksi sosial tersebut, DPD PSI Wajo tetap melanjutkan agenda sosialisasi dan rekrutmen anggota yang telah dibuka beberapa pekan terakhir di berbagai wilayah Kabupaten Wajo.

Namun, Sekretaris DPD PSI Wajo, M. Mursyidin Arif, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan menjadi prioritas utama setelah pihaknya menerima informasi mengenai musibah kebakaran.

Menurutnya, agenda awal rombongan adalah melakukan sosialisasi rekrutmen anggota PSI di sejumlah desa di Kecamatan Pitumpanua. Akan tetapi, seluruh pengurus sepakat singgah terlebih dahulu untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

"Agenda kami hari ini sebenarnya adalah sosialisasi rekrutmen anggota PSI. Namun setelah mendapat informasi adanya musibah kebakaran, kami memutuskan singgah terlebih dahulu untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Bagi kami, kepedulian kepada masyarakat harus menjadi prioritas," ujarnya.

Mursyidin menambahkan, Program Peduli Berbagi tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan menjadi agenda berkelanjutan dengan melibatkan kader dan relawan PSI di berbagai kecamatan di Kabupaten Wajo.

"Kami ingin membangun budaya saling membantu. Semangat berbagi harus menjadi gerakan bersama untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di Kabupaten Wajo," katanya.

Kehadiran pengurus PSI di lokasi kebakaran mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga yang menyaksikan aksi sosial tersebut menyampaikan apresiasi, bahkan beberapa di antaranya menyatakan ketertarikan untuk bergabung sebagai anggota PSI.

Hal tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pendekatan melalui aksi nyata dan kepedulian sosial mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap PSI yang mengusung slogan "Partai Super Terbuka".

Melalui Program Peduli Berbagi, DPD PSI Wajo berkomitmen terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, mendukung sektor pendidikan, membantu pelaku UMKM, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana.

Selain itu, DPD PSI Wajo mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya petani, nelayan, buruh, pedagang, pelaku UMKM, dan generasi muda, untuk bersama-sama membangun semangat gotong royong serta kepedulian sosial demi mewujudkan Kabupaten Wajo yang lebih peduli, inklusif, dan sejahtera. (***)

Post a Comment

أحدث أقدم