Charger HP Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah Panggung di Belawa Wajo, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta




WAJO – Sebuah rumah panggung milik Muh. Jalil (48), warga Dusun Tippulu, Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. 

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik dari charger telepon genggam yang masih terpasang di stopkontak.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Mail yang saat itu sedang membersihkan mesin somel kayu di sekitar lokasi kejadian.

Saat sedang bekerja, Mail melihat kepulan asap hitam tebal keluar dari rumah panggung yang biasa digunakan sebagai tempat beristirahat setelah aktivitas di somel. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berlari menuju rumah.


Setibanya di dalam rumah, Mail mendapati api telah membesar dan membakar bagian dinding bangunan. Ia juga melihat sebuah charger telepon genggam masih terpasang pada colokan listrik.

Saksi kemudian segera mematikan meteran listrik untuk mencegah api semakin membesar sebelum menghubungi pemilik rumah, Muh. Jalil. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran Sektor Belawa.

Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dan setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 Wita.


Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah panggung mengalami kerusakan berat. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Kapolsek Belawa, AKP Awal Syahrani, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting arus listrik sebagai penyebab kebakaran.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. 

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik. Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," ujar AKP Awal Syahrani.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi maupun peralatan listrik di rumah.

"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar, serta tidak membiarkan charger atau peralatan elektronik tetap terpasang di stopkontak saat tidak digunakan atau ketika meninggalkan rumah. Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani. 

Kewaspadaan bersama merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tutup Kapolsek Belawa. (AJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama