WAJO — Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Wajo, Farid Nur, memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan pegawai Bulog meminta sesuatu kepada mitra Rumah Pangan Kita (RPK).
Farid mengatakan, pihaknya telah menelusuri informasi tersebut dengan meminta keterangan dari pegawai yang disebut dalam isu tersebut. Pegawai yang bersangkutan diketahui masih berstatus tenaga kontrak di Bulog Wajo.
“Sudah kami telusuri dan tanyakan kepada pegawai tersebut. Kebetulan pegawai tersebut masih tenaga kontrak. Katanya tidak pernah meminta kepada mitra RPK,” kata Farid, Jumat (12/9/2026).
Menurut Farid, apabila terdapat pemberian dari mitra RPK, hal tersebut bukan atas permintaan pegawai yang bersangkutan. Pemberian berupa makanan, kata dia, kemudian dikonsumsi bersama oleh pegawai di kantor.
“Kalau dikasih atau dibawakan oleh mitra RPK, itu pun dimakan sama satu kantor,” ujarnya.
Selain isu tersebut, Farid turut memberikan penjelasan mengenai pengambilan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh mitra RPK di Gudang Bulog Lempaa.
Ia menjelaskan, pada saat itu stok beras SPHP yang tersedia di Bulog Wajo hanya berada di Gudang Lempaa. Karena itu, mitra RPK diarahkan untuk mengambil stok di gudang tersebut.
“Stok SPHP kami pada saat itu hanya terdapat di Gudang Lempaa, sehingga kami mengarahkan mitra RPK mengambil ke sana. Itu sudah sepengetahuan dan persetujuan saya sebagai pimpinan,” jelas Farid.
Farid menegaskan, pengambilan beras SPHP di Gudang Lempaa bukan merupakan tindakan tenaga outsourcing (OS) yang secara sepihak mengarahkan mitra RPK ke gudang tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa kepala Gudang Lempaa memiliki hubungan orang tua dengan pegawai yang disebut dalam isu tersebut. Namun, menurut Farid, kondisi tersebut tidak berkaitan dengan keputusan pengambilan stok SPHP di Gudang Lempaa.
“Jadi bukan tenaga OS yang sengaja mengarahkan mitra SPHP mengambil di Gudang Lempaa,” tegasnya.
Farid mengatakan, klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di media sosial terkait aktivitas pegawai Bulog, mitra RPK, serta pengambilan beras SPHP di Gudang Lempaa.
Bulog Wajo menegaskan bahwa pengambilan stok SPHP di Gudang Lempaa dilakukan karena ketersediaan stok saat itu berada di lokasi tersebut dan telah mendapat sepengetahuan serta persetujuan pimpinan cabang. (***)

إرسال تعليق