DPRD Wajo Terima Aspirasi WASPAMOPS LMR RI soal Polemik Pengangkatan Kaur Keuangan Desa Bau-Bau




WAJO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menerima aspirasi dari Badan Khusus WASPAMOPS LMR RI Sulawesi Selatan terkait polemik pengangkatan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Bau-Bau, Kecamatan Pitumpanua, yang berlangsung pada tahun 2024. Aspirasi tersebut diterima dalam pertemuan yang digelar di DPRD Wajo, Kamis (8/1/2026).

Aspirasi ini menyoroti dugaan ketidaksesuaian proses pengangkatan perangkat desa dengan hasil rekapitulasi tes calon perangkat Desa Bau-Bau. WASPAMOPS LMR RI yang dipimpin Jumardi menilai perlu adanya kejelasan dan transparansi atas proses tersebut.

Aspirasi diterima langsung oleh sejumlah anggota DPRD Wajo, yakni Sudirman Meru, Junaidi Muhammad, Amran, dan Andi Tri Sakti. Dalam pertemuan itu, WASPAMOPS LMR RI meminta DPRD Wajo segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) serta memanggil seluruh pihak yang terkait dengan proses pengangkatan Kaur Keuangan Desa Bau-Bau.


Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Wajo, Amran, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan telah dicatat dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme kelembagaan DPRD.

“Aspirasi ini menjadi catatan penting bagi kami dan akan kami laporkan kepada pimpinan Komisi I serta pimpinan DPRD untuk dibahas lebih lanjut secara kelembagaan,” ujar Amran.

Politisi Partai Gelora itu menekankan bahwa DPRD Wajo tidak akan mengambil kesimpulan atau keputusan secara sepihak sebelum mendengarkan keterangan dari seluruh pihak terkait.

“Kami tidak menyimpulkan siapa yang salah atau benar hari ini. DPRD akan memanggil dan meminta penjelasan dari Inspektorat, Dinas PMD, pemerintah desa, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengangkatan tersebut agar semua didengar secara adil dan objektif,” tegasnya.

Amran juga menegaskan komitmen DPRD Wajo dalam menegakkan prinsip keadilan dan transparansi, khususnya dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Kami di DPRD tidak main-main soal keadilan. Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan, apalagi jika menyangkut hak dan hasil seleksi yang telah dijalani oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Junaidi Muhammad berharap agar dirinya bersama Sudirman Meru turut dihadirkan dalam RDP mendatang, meski persoalan tersebut bukan berada di komisi yang menjadi bidangnya.

“Kami berharap kami juga diundang dalam RDP nanti,” ujar Junaidi Muhammad.
(Humas DPRD Wajo)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Advertorial