Korban Dugaan Begal di Sabbangparu Enggan Melapor, Kanit Reskrim Polsek Sabbangparu: Kami Tetap Lakukan Penyelidikan





WAJO – Seorang mahasiswi nyaris menjadi korban begal saat melintas di Dusun Sumpabaka, Desa Pasaka, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Minggu (28/6/2026) malam. Sekitar pukul 21.20 WITA 

Korban diketahui bernama Astia Putri (22), warga Lingkungan Paseru, Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu.

Peristiwa terjadi, saat korban pulang bekerja dari Apotek Rifo Rio di Kecamatan Tempe menuju rumahnya.

Saat melintas di depan gudang UD Mitra Makassar, korban tiba-tiba dipepet oleh dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor matik.


Salah seorang pelaku kemudian menyayat tali tas yang dikenakan korban hingga putus.

Pelaku berusaha menarik tas korban, namun korban mempertahankannya sehingga terjadi aksi tarik-menarik.

Akibatnya, korban terjatuh dari sepeda motor dan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban didengar warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi.

Kehadiran warga membuat kedua pelaku gagal membawa kabur tas milik korban dan langsung melarikan diri.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Sabbangparu mendatangi rumah korban, untuk meminta keterangan dan memastikan kondisi korban.

Meski menjadi sasaran dugaan begal, korban memilih tidak membuat laporan polisi karena barang miliknya berhasil diselamatkan.

Namun demikian, korban menyatakan bersedia memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Sabbangparu, IPDA Surahman, mengatakan pihaknya tetap melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana tersebut meskipun belum ada laporan resmi dari korban.

"Korban memang belum membuat laporan polisi karena tasnya berhasil diselamatkan. 

Namun kami tetap melakukan pendalaman dan mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Korban juga bersedia memberikan keterangan apabila diperlukan dalam proses penyelidikan," kata IPDA Surahman.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak kriminal yang dialami maupun diketahui.

Menurutnya, laporan masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap pelaku dan mencegah terjadinya aksi serupa di wilayah hukum Polsek Sabbangparu.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama saat berkendara pada malam hari atau melintasi jalan yang sepi, serta segera menghubungi pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami tindakan kriminal. (AJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama