Konsolidasi Akar Rumput, DPD PSI Wajo Percayakan Eks Kader PKS Pimpin DPC Belawa



WAJO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Wajo mulai bergerak cepat melakukan konsolidasi internal pasca pelantikan kepengurusan oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.

Ketua DPD PSI Wajo, Ikhsan AR, mengatakan langkah konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan yang disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar beberapa waktu lalu. Fokus utama saat ini adalah merampungkan pembentukan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah, yakni Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di desa dan kelurahan.

“DPD PSI Wajo hari ini bergerak ke Kecamatan Belawa dan Maniangpajo untuk memperkuat struktur. Target kami adalah pembentukan pengurus tingkat ranting di seluruh wilayah Kabupaten Wajo,” kata Ikhsan saat dihubungi, Senin (9/2/2026).

Dalam konsolidasi tersebut, DPD PSI Wajo mempercayakan kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI Kecamatan Belawa kepada Sulaiman, yang sebelumnya dikenal sebagai eks politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wajo.

“Ketua DPC Belawa memang sudah lama aktif di partai politik. Sulaiman, Ketua Belawa, beliau eks politisi PKS Wajo,” ujar Ikhsan.

Sementara itu, untuk Kecamatan Maniangpajo, kepemimpinan DPC dipercayakan kepada seorang perempuan yang disebut Ikhsan sebagai bagian dari komitmen PSI dalam mendorong peran perempuan dalam politik.

“Kalau Maniangpajo, itu kampungnya Pak Ketua Harian. Di sana dipimpin oleh seorang perempuan,” tambahnya.

Selain merampungkan struktur organisasi, DPD PSI Wajo juga menargetkan perluasan basis keanggotaan. Ikhsan menyebut, sesuai arahan Ketua DPW PSI Sulsel, proses pembentukan struktur hingga tingkat ranting ditargetkan rampung dalam waktu paling lambat tiga bulan.

“Sesuai arahan Ketua DPW, paling lambat tiga bulan harus sudah rampung,” katanya.
Ikhsan mengajak generasi muda dan masyarakat yang memiliki semangat perubahan untuk bergabung dengan PSI. Ia menyebut partainya sebagai “Rumah Solidaritas” yang terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam perubahan politik.

Menurut dia, kehadiran PSI di Wajo bukan hanya untuk memperkuat struktur partai, melainkan juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam mendorong politik yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan publik. (AnthiJoey)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Advertorial