WAJO – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polres Wajo berlangsung khidmat di Lapangan Mapolres Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (1/7/2026).
Upacara yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat" itu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan presisi kepada masyarakat.
Upacara dipimpin langsung Kapolres Wajo, AKBP Muh. Rosid Ridho, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wajo, Wakapolres Wajo Kompol A. Syamsulipu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Muh. Subhan, para kepala OPD, anggota DPRD, pejabat utama Kodim dan Polres, para camat, pimpinan BUMN dan BUMS, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Ratusan peserta dari berbagai instansi turut ambil bagian dalam upacara tersebut.
Mereka terdiri atas personel Polres Wajo, jajaran Polsek, prajurit Kodim 1406/Wajo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, hingga Pramuka Saka Bhayangkara.
Kehadiran berbagai unsur itu menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Wajo.
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya pasukan ke lapangan, penghormatan kepada Inspektur Upacara, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pembacaan Tri Brata, hingga dikumandangkannya Mars Polri dan Himne Polri yang menambah suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wajo membacakan amanat Kapolda Sulawesi Selatan. Disampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui tema "Polri untuk Masyarakat", seluruh personel diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan zaman dengan pelayanan yang cepat, responsif, humanis, serta adaptif terhadap perkembangan situasi.
Kapolda Sulsel juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai kunci menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan nasional maupun daerah.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus memberikan dukungan dan doa agar Polri senantiasa mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara optimal.
Usai pelaksanaan upacara, Polres Wajo memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi serta masyarakat yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan tingkat satuan wilayah Polda Sulawesi Selatan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi mereka.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat unsur Forkopimda Kabupaten Wajo menyerahkan nasi tumpeng kepada Kapolres Wajo. Prosesi tersebut menjadi simbol sinergi, kebersamaan, dan dukungan seluruh unsur pemerintah daerah terhadap institusi Polri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh Forkopimda dan tamu undangan.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Wajo berakhir sekitar pukul 09.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, humanis, dan presisi demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Wajo.




Posting Komentar