WAJO — Kiprah Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. (EEES) sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hulu migas di Kabupaten Wajo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Unit bisnis PT Energi Mega Persada (EMP) Tbk tersebut memborong enam penghargaan dalam ajang Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 yang digelar di Hotel Four Seasons Jakarta, Senin (14/9/2026).
Dari enam penghargaan tersebut, dua di antaranya merupakan Platinum Award, masing-masing untuk kategori CSR dan Energy Efficiency. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kepada General Manager EEES Farid Gaffar.
Prestasi tersebut diraih di tengah persaingan lebih dari 80 perusahaan yang mengikuti InTechSEA Awards 2026, mulai dari sektor migas, pertambangan, manufaktur hingga lembaga keuangan nasional.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah program inovasi sosial SI-BENING Macanang yang meraih Platinum Award kategori CSR.
Program tersebut dikembangkan EEES untuk membantu mengatasi persoalan krisis air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat Kelurahan Macanang, Kabupaten Wajo.
Melalui penerapan teknologi presisi EEES-Macanang HydroPilot dan EPB-10, program tersebut memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat.
Sekitar 500 kepala keluarga disebut dapat menghemat biaya hidup hingga Rp1,38 juta per bulan. Program yang sama juga mendukung kebutuhan sanitasi sekitar 1.500 santri Pondok Pesantren As’adiyah.
Tak berhenti pada persoalan kebutuhan dasar masyarakat, program SI-BENING Macanang juga memiliki aspek lingkungan melalui penanaman 520 pohon resapan yang ditujukan untuk membantu menjaga ketersediaan air sekaligus menekan emisi karbon.
Capaian tersebut menunjukkan bagaimana inovasi yang dikembangkan dalam lingkungan industri hulu migas dapat diarahkan untuk menjawab persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Platinum Award kedua diraih EEES melalui inovasi teknologi operasional VIBRASI 1.0 dalam kategori Energy Efficiency.
Inovasi tersebut memanfaatkan sistem otomasi cerdas Variable Speed Drive (VSD) pada fasilitas **Central Processing Plant (CPP) Train I).
Penerapan teknologi tersebut menghasilkan efisiensi daya listrik operasional hingga 28,5 persen.
Dari sisi ekonomi, inovasi tersebut mampu menghemat pengeluaran listrik hingga Rp1,43 miliar per tahun. Sementara dari aspek lingkungan, pengurangan emisi gas rumah kaca mencapai 921,8 ton CO2e per tahun.
General Manager EEES Farid Gaffar mengatakan, enam penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras dan komitmen seluruh tim dalam menjalankan inovasi yang memberikan dampak terukur.
“Dua penghargaan Platinum serta empat kategori Gold dan Silver ini merupakan pengakuan atas kerja keras dan komitmen konsisten seluruh tim. Pencapaian ini membuktikan bahwa inovasi berbasis teknologi presisi dan pendampingan masyarakat berkelanjutan mampu menghasilkan dampak positif yang terukur,” kata Farid.
Selain dua Platinum Award, EEES juga meraih empat penghargaan lainnya.
Dua penghargaan diraih pada kategori Gold, yakni Gold Award CSR – Sosial Budaya & Pendidikan serta Gold Award Environment – Pengelolaan Sampah & Ekonomi Sirkular.
Sementara dua penghargaan Silver diraih melalui kategori Environment – Strategi Penurunan Emisi dan Environment – Ketahanan Sumber Daya Air.
Manajemen EEES menegaskan, capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasional hulu migas dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
EEES sendiri merupakan pengelola Blok Sengkang dengan wilayah kerja seluas 2.925,19 kilometer persegi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Perusahaan tersebut telah mempertahankan kegiatan produksi sejak first gas pada 1997. Di tengah aktivitas produksi energi, berbagai program sosial dan lingkungan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Raihan enam penghargaan di InTechSEA Awards 2026 sekaligus menempatkan inovasi EEES sebagai salah satu catatan penting dalam penerapan teknologi, efisiensi energi, pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan di sektor hulu migas. (AJ)

Posting Komentar