WAJO — Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang mitra pengemudi transportasi daring Draiv di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, menunjukkan perkembangan. Dua terduga pelaku berinisial LD dan DD dilaporkan telah menyerahkan diri ke Polsek Tempe, Selasa (27/1/2026).
Korban berinisial ABS sebelumnya dilaporkan menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan saat tengah menjalankan tugas menjemput penumpang. Peristiwa tersebut diduga melibatkan dua hingga tiga orang.
Kapolsek Tempe AKP Candra Said Nur membenarkan bahwa pihaknya telah menerima dua orang yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.
“Sejauh ini, dua orang telah datang menyerahkan diri ke Polsek Tempe. Keduanya masih menjalani pemeriksaan awal untuk kepentingan penyelidikan,” ujar AKP Candra saat dikonfirmasi.
Ia menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap korban, para terduga pelaku, serta sejumlah saksi guna memperjelas kronologi kejadian dan peran masing-masing pihak.
“Proses penyelidikan masih berlangsung. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” katanya.
Kapolsek Tempe mengimbau masyarakat, khususnya para mitra pengemudi transportasi daring, agar tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian demi menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya. (AnthiJoey)

Posting Komentar