WAJO — Seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis badik di Jalan Sawerigading, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Senin (2/2/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis dengan lima jahitan.
Kapolsek Tempe melaporkan, peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 19.50 Wita saat korban bersama keluarganya singgah di sebuah warung untuk makan malam. Tiba-tiba, sekelompok orang yang belum dikenal datang mengamuk dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.
“Salah satu pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis badik, sehingga korban mengalami luka robek di bagian kepala,” ujar Kapolsek Tempe dalam laporannya kepada Kapolres Wajo.
Tidak hanya korban, orang tua korban yang berusaha melerai juga menjadi sasaran penganiayaan. Pelaku melemparkan batu ke arah orang tua korban hingga mengakibatkan luka di bagian kepala dan lutut dengan total dua jahitan.
Setelah melakukan aksi penganiayaan, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Beberapa menit kemudian, personel Polsek Tempe tiba di tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari sejumlah
saksi mata.
Petugas yang tiba di lokasi mendapati korban dalam kondisi luka robek di kepala akibat sabetan senjata tajam. Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Lamaddukkelleng untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Adapun identitas korban diketahui bernama AFS (16), beralamat Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Sementara itu, identitas pelaku hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dua orang saksi yang telah dimintai keterangan yakni SMR (46) dan ASR (33), keduanya merupakan warga Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo.
Dalam penanganan kasus tersebut, personel Polsek Tempe telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, mengumpulkan barang bukti, serta membawa korban ke rumah sakit.
“Karena korban masih di bawah umur, pihak keluarga diarahkan untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Wajo guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolsek Tempe.
Saat ini, kasus penganiayaan tersebut telah dilaporkan secara resmi dan tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta menangkap para pelaku. (AnthiJoey)




Posting Komentar