Warga Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Rumahnya di Pammana, Diduga Meninggal karena Sakit




WAJO – Warga Dusun Tengnga, Desa Tonrong Tengnga, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam rumahnya pada Jumat (24/4/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Korban diketahui bernama Rahmatan Binti Tappa (63), seorang wiraswasta yang selama ini tinggal seorang diri di kediamannya.

Kapolsek Pammana, AKP Ami Suandi, bersama personel Polsek Pammana langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga untuk melakukan tindakan kepolisian.


Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban. Salah seorang saksi, HT (44), mengaku mulai curiga karena rumah korban tampak tertutup rapat dan tidak ada tanda-tanda aktivitas.

“Saya sudah beberapa hari tidak melihat beliau. Biasanya masih kelihatan, tapi ini sama sekali tidak ada,” ungkap saksi kepada warga lainnya.

Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada Ketua RT setempat. Bersama warga, mereka sepakat untuk mendatangi rumah korban guna memastikan kondisinya.


Saat pintu rumah dibuka, warga langsung mencium bau menyengat dari dalam rumah. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya.

Kondisi jenazah saat ditemukan sangat memprihatinkan karena telah membusuk dan dipenuhi belatung, yang mengindikasikan korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.

Saksi lainnya, DRN (43), menyebut korban memang dikenal tertutup dan jarang berinteraksi, terlebih dalam beberapa hari terakhir sebelum ditemukan meninggal dunia.


“Memang tinggal sendiri, jadi tidak ada yang tahu kalau beliau sakit atau butuh bantuan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga dan informasi awal dari pihak kepolisian, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi penyebab kematian.

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit yang dideritanya, mengingat korban memiliki riwayat penyakit dan tinggal seorang diri,” jelas pihak kepolisian di lokasi kejadian.

Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan di sekitar tubuh korban maupun di dalam rumah, sehingga dugaan sementara mengarah pada kematian akibat faktor kesehatan.

Saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan Puskesmas Pammana serta Tim Inafis Sat Reskrim Polres Wajo untuk melakukan visum dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Rencananya, setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar sekaligus pengingat pentingnya kepedulian sosial, khususnya terhadap tetangga yang tinggal seorang diri, agar kondisi darurat dapat segera diketahui dan ditangani lebih cepat. (AnthiJoey)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama