WAJO — Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Sebuah rumah warga di Jalan Lembu BTN Griya Pabbo Blok D11 menjadi sasaran pencurian pada Senin (9/3/2026) siang.
Dalam kejadian tersebut, emas milik korban seberat sekitar 150 gram dilaporkan hilang. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.
Personel Polsek Tempe yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Aditiawarman, bersama sejumlah anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 12.55 WITA setelah menerima laporan dari korban.
Korban diketahui bernama IDL (51), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Lembu BTN Griya Pabbo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa pencurian tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Pada sekitar pukul 10.30 WITA, korban bersama anaknya meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci dan pintu pagar tertutup rapat untuk menuju Empagae.
Sekitar pukul 11.00 WITA, korban kembali ke rumah dan mendapati pintu pagar sudah dalam keadaan terbuka. Saat memeriksa lebih lanjut, korban melihat pintu rumahnya telah rusak dan terdapat bekas cungkilan yang diduga dilakukan oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah.
Korban kemudian memeriksa kamar dan lemari tempat menyimpan barang berharganya. Saat itu ia mendapati isi lemari telah berantakan dan laci tempat penyimpanan emas sudah dalam keadaan kosong.
Emas yang sebelumnya disimpan korban di dalam lemari diperkirakan seberat sekitar 150 gram dan kini telah hilang. Korban pun memastikan bahwa emas tersebut telah dicuri oleh orang yang tidak dikenal.
Dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, yakni ZNL, seorang wiraswasta, serta BSYN, yang juga berprofesi sebagai wiraswasta dan tinggal di kawasan yang sama.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Tempe melakukan pengecekan lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi guna membantu proses penyelidikan.
Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pintu rumah yang diduga dirusak oleh pelaku serta mencari kemungkinan adanya petunjuk lain di sekitar lokasi kejadian.
Saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Tempe. Pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan informasi dan penelusuran guna mengungkap pelaku yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (AnthiJoey)




Posting Komentar